Orang Tua Berpengaruh terhadap Minat Belajar Anak

Belajar merupakan suatu proses menambah wawasan serta pengetahuan bagi siapa saja, terutama bagi anak usia sekolah. Dalam kegiatan belajar, biasanya dilaksanakan di sekolah dan rumah. Kalau di rumah belajar dibimbing orang tua sebagai persiapan sebelum anak belajar dengan guru di sekolah.

“Sayangnya, orang tua dalam membimbing anak saat belajar di rumah terkadang menemui kendala, diantaranya anak tidak mau belajar. Padahal manfaat belajar yang begitu penting, maka membentuk kesadaran anak untuk belajar dinilai sangat perlu.” Kata praktisi parenting lokal Kudus, Dian Wahyudi saat kegiatan seminar dan lomba mewarnai yang diselenggarakan oleh Bintang Mulia Homeschooling, kemarin.

Memang, dalam rangka meningkatkan kualitas belajar anak memiliki banyak cara. Jika dilihat dari sisi psikologis, lanjut dia, yang menjadi persoalan anak mau melakukan sesuatu dikarenakan anak merasa tidak nyaman dengan kegiatan tersebut.

“Dengan demikian jika anak tidak mau belajar pasti ada hal yang membuat dia merasa tidak nyaman, sehingga anak tidak mau belajar ketika orang tua menyuruhnya,” ujarnya.

Menurutnya ketidak nyamanan tersebut bisa timbul karena kondisi tempat belajar yang tidak kondusif, gaya belajar anak yang tidak terakomodir, dan belum terciptanya kesadaran yang dapat memunculkan sikap disiplin belajar.

“Jadi banyak faktor yang mempengaruhi kesiapan anak dalam belajar,” ujarnya.

Oleh karena itu, tugas orang tua memahami hal tersebut, dan menemukan sumber ketidak nyamanan yang dialami anak. Namun demikian sebagian orang tua memaksa anak untuk belajar. Paksaan semacam itu sebaiknya dihindari, karena dapat menjadikan anak semakin malas untuk belajar.

Banyak pernyataan yang ditemui, utamanya bagi orang tua yang memiliki anak usia pra-sekolah, menanyakan cara mengatasi permasalahan belajar anak. “Salah satu cara yang dipaparkan yaitu dengan memberikan rangsangan hal-hal yang menarik, disukai oleh anak, dan bersifat ringan untuk dilakukan, dengan tujuan untuk membangkitkan rasa penasaran anak sebagai pancingan untuk mempelajari sesuatu,” paparnya.

Hal senada dikatakan Pengelola Bintang Mulia Homeschooling Nasichatul Ummah, melalui event lomba mewarnai memiliki tujuan untuk memberikan wawasan kepada orang tua agar dalam membimbing anak saat belajar juga memperhatikan hak-hak anak. (J18-63)

Teks dan publikasi: Suara Merdeka, 7 Februari 2019